Leave Your Message
Natrium Dikloroisosianurat (SDIC) Digunakan sebagai Bahan Pelapis Kain

Natrium Dikloroisosianurat (SDIC) Digunakan sebagai Bahan Pelapis Kain

Natrium hipoklorit (SDIC) adalah senyawa kimia yang banyak digunakan sebagai bahan pembersih, juga dikenal sebagai natrium hipoklorit atau NaDCC. Senyawa ini berbentuk padatan granular tidak berwarna dengan kemampuan disinfeksi tinggi, kelarutan tinggi dalam air, sifat antivirus yang tahan lama, dan toksisitas rendah. SDIC terutama digunakan sebagai disinfektan, fungisida, pengharum ruangan industri, dan deterjen.

    Deskripsi Produk

    Nama lain: jaring klorin yang sangat baik
    Rumus: C≡Cl₂ N≡N≡NaO₂
    Berat molekuler: 219,9462
    Nomor CAS: 2893-78-9
    Spesifikasi:
    Nama Kimia Natrium Dikloroisosianurat
    Kandungan Klorin yang Tersedia ≥56% (Produk dengan kandungan lebih tinggi (60%-62%) tersedia)
    Penampilan Bubuk putih, butiran, tablet 1g-200g
    pH (larutan 1%) Kira-kira 5,5-7,0, sedikit asam, sehingga lebih efektif dalam disinfeksi.
    Kalsium Hipoklorit

    Aplikasi

    • aplikasi (1)

      1. Disinfeksi Kolam Renang dan Spa

      Sebagai salah satu pilihan terbaik untuk disinfeksi kolam renang, tablet SDIC larut perlahan, melepaskan klorin secara terus menerus dan stabil, secara efektif menjaga kadar klorin residual dalam air kolam, membunuh patogen dan alga dalam air, serta menjaga air tetap jernih dan biru.

    • aplikasi (2)

      2. Disinfeksi Air Minum dan Penanganan Air Darurat

      SDIC telah disetujui untuk disinfeksi air minum. Produk ini dengan cepat membunuh mikroorganisme patogen seperti kolera dan tifus dalam air dan banyak digunakan dalam pasokan air kota, pasokan air darurat di daerah bencana, dan keamanan air minum luar ruangan pribadi.

    • aplikasi (3)

      3. Disinfeksi Kesehatan Masyarakat dan Institusi Medis

      Cairan ini digunakan untuk mendisinfeksi lantai, dinding, permukaan, dan peralatan medis non-logam di rumah sakit, sekolah, hotel, dan tempat umum.

    • aplikasi (5)

      5. Akuakultur dan Pertanian

      Digunakan untuk mendisinfeksi kolam budidaya ikan, disinfeksi lingkungan kandang ternak dan unggas, serta pengobatan jamur pada benih.

    Kemasan biasa

    Pengemasan: Drum plastik 25kg atau 50kg atau drum karton, karung anyaman plastik 1000kg
    pengemasan (1)
    sedang mengemas

    Kemasan sesuai spesifikasi pelanggan

    pengemasan (2)

    Cara penggunaan

    Skenario Aplikasi Konsentrasi klorin efektif yang direkomendasikan Petunjuk penggunaan
    Disinfeksi air kolam renang 1-3 ppm (Pertahankan konsentrasi) Gunakan tablet dan aplikator untuk mencapai disinfeksi berkelanjutan. Lakukan pengujian klorin residu secara berkala dan pertahankan pH pada 7,2-7,8.
    Disinfeksi air minum 0,5-2 ppm (Mempertahankan kadar klorin residual) Harus menggunakan SDIC "Kelas Air Minum". Waktu kontak disinfeksi tidak kurang dari 30 menit, kadar klorin residu dalam air akhir harus memenuhi standar setempat (biasanya 0,3-0,5 ppm).
    Disinfeksi permukaan secara umum 500-1000 ppm Setelah diencerkan dengan larutan induk, semprotkan atau usap area yang akan didesinfeksi. Diamkan selama 10-30 menit, lalu bilas dengan air bersih.
    Disinfeksi tempat umum/rumah sakit 1000-2000 ppm Gunakan di area berisiko tinggi seperti toilet, tempat sampah, dan permukaan di kamar pasien. Efeknya bertahan selama 15-30 menit.
    Sterilisasi air sirkulasi industri dan penghilangan alga Ditetapkan sesuai dengan kondisi sistem Kendalikan pertumbuhan mikroba dan alga dengan memberikan dosis bubuk atau tablet secara terus menerus melalui pompa dosis otomatis.
    Peternakan/Disinfeksi Perairan Tergantung pada tujuan spesifiknya Produk ini dapat digunakan untuk disinfeksi air (konsentrasi rendah) atau pembersihan kolam (konsentrasi tinggi), dan harus mengikuti panduan dari para ahli perairan secara ketat.
    Rumus perhitungan konsentrasi (perkiraan):
    Massa SDIC yang dibutuhkan (g) ≈ [Konsentrasi target (ppm) × Volume air (L)] / (1000 × Kandungan klorin yang tersedia%)
    Contoh: Untuk menyiapkan 50 liter larutan stok 1000 ppm, anggap SDIC memiliki kandungan klorin yang tersedia sebesar 56%.
    Massa SDIC yang dibutuhkan ≈ (1000 × 50) / (1000 × 0,56) ≈ 89,3 g
    Melarutkan 89 g bubuk SDIC dalam 50 liter air menghasilkan larutan stok dengan konsentrasi sekitar 1000 ppm.

    Keuntungan

    SDIC telah menjadi disinfektan yang banyak digunakan di seluruh dunia karena keunggulannya yang tak tertandingi:
    1. Memiliki sifat bakterisida yang sangat efektif dan berspektrum luas.
    2. Stabilitas yang sangat baik dan masa penyimpanan yang lama
    Bentuk padat yang stabil: Dibandingkan dengan disinfektan cair yang mengandung klorin (seperti natrium hipoklorit), SDIC sangat stabil dalam bentuk padat, dan klorin efektifnya meluruh sangat lambat.
    3. Keamanan dan kemudahan penggunaan yang sangat baik
    Kelarutan dalam air yang baik dan larutan yang jernih: SDIC larut dengan cepat dan sempurna dalam air, menghasilkan larutan yang relatif jernih dengan residu dan endapan minimal, sehingga menghilangkan risiko penyumbatan peralatan penyemprot.

    Metode Penyimpanan

    Aspek Praktik Terbaik Hal-hal yang harus dihindari
    Lingkungan Tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi. Suhu tinggi, kelembapan tinggi, dan sinar matahari langsung
    Kemasan Kemasan asli tersegel, disegel segera setelah dikeluarkan. Simpan di tempat terbuka, gunakan kemasan yang rusak.
    isolasi Penyimpanan area terpisah Dicampur dengan asam, zat pereduksi, dan bahan yang mudah terbakar.
    Masa simpan Dalam kondisi ideal, bisa sampai 24 bulan. Dalam kondisi parah, jangka waktu ini dapat dipersingkat menjadi beberapa bulan.

    Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

    • Q1: Mengapa air menjadi keruh setelah melarutkan SDIC?

      A: Ini normal. Kekeruhan terutama disebabkan oleh bahan pengisi dan sejumlah kecil zat tak larut dalam SDIC. Zat-zat ini akan mengapung atau mengendap setelah didiamkan. Cairan supernatan adalah disinfektan yang efektif dan dapat digunakan seperti biasa.
    • Q2: Apakah larutan SDIC bersifat korosif terhadap logam?

    • Q3: Bagaimana cara menyimpan SDIC yang tidak terpakai?

    • Q4: Bagaimana seharusnya SDIC yang bocor atau tumpah ditangani?

    Leave Your Message